Setiap orang pasti pernah merasakan ditinggalkan oleh kekasihnya. Dalam kondisi tertentu orang akan merasa frustasi dan semangat hidup akan menurun. bekerja jadi tidak serius dan patah semangat. Anda Tentu tidak mau terus terpuruk dalam kesedihan setelah putus cinta dari pasangan anda. Agar Anda terus survive, berikut ada beberapa tips untuk mengobati sakit hati Anda. Tips ini merupakan ramuan khusus kepada anda semua.
1. Yakinkan diri Anda bahwa si mantan bukan orang satu-satunya orang yang bisa membahagiakan Anda. Masih banyak orang lain yang lebih cocok tanpa harus menyakiti Anda seperti dia.
2. Beri napas untuk diri sendiri. Hari ini berikan dispensasi untuk menangis jika ingin menangis, mengunci diri di kamar tanpa menyisir rambut, melakukan hal yang ingin Anda lakukan. Tapi ingat, batasi maksimal 24 jam saja.
3. Ucapkan mantera sakti Anda setiap pagi setelah bangun tidur. Kalimat seperti, Saya tak butuh pria macam dia atau Hes not worth for me to love, ini adalah terapi diri yang manjur.
4. Melupakan diet untuk sementara dapat dimaafkan. Memakan coklat lezat favorit Anda, dapat menjadi semacam vaksin. Setiap gigitan coklat Anda memberikan phenylethylamine, semacam zat kimia yang keluar saat Anda jatuh cinta.
5. Get the new fresher look! Pergilah ke salon, mengganti model atau warna rambut dan membuat penampilan Anda lebih segar. Tak akan ada yang menyangka Anda sebagai si gadis patah hati.
6. Singkirkan semua barang yang berkaitan dengannya. Mulai dari foto, surat cinta, shaver dia yang ketinggalan, sampai dengan teddy bear bertulisan I Love U pemberiannya.
7. Some exercise will help. Menurut physical trainer Amerika, Kathy Kaehler, gerakan senam dapat merangsang hormone yang bisa membuat Anda merasa nyaman. Selaraskan gerakan senam dengan lagu-lagu yang membangkitkan semangat seperti Independent woman yang dinyanyikan oleh Destinys Child atau I will survive-nya Gloria Gaynor.
8. Hang-out dengan teman-teman Anda. Sudah lama tidak ber-ladies-nite-out? Kini Anda bebas kembali tanpa ada kewajiban lapor atau dilarang pergi.
9. Kenakan baju bernuansa hijau. Menurut teori terapi warna, hijau selalu diasosiasikan dengan hati, dengan memakai pakaian hijau perasaan Anda akan mendapat energi yang diperlukan.
10. Sounds clich, but it works! Tanamkan di kepala Anda, soulmate Anda yang sesungguhnya dan lebih baik dari dia telah menanti di luar sana.
Kamis, 02 Agustus 2012
Bangkit Dari Putus Cinta? Ini Triknya
Berpisah dengan pasangan yang dicintai bukan perkara mudah. Rasa cinta serta keinginan untuk kembali masih terus membayangi. Ikuti trik berikut ini agar serangan tersebut tak menghantui Anda.
Putus cinta bagi sebagian orang dapat mematahkan semangat hidup sementara waktu. Jeda tersebut pun tak jarang membuat kehidupan seseorang terhenti.
Ya, rasa sakit karena putus cinta memang tak mengenakkan. Untuk kembali ke jalur semula, tentu dibutuhkan masa transisi yang tidak sebentar. Nah, agar Anda merasa lebih baik dan segera pulih dari masa suram tersebut.
Berdamai dengan rasa sakit
Hal ini memang sulit dilakukan di fase awal karena bagi siapapun masa putus cinta sulit untuk dilalui dengan cepat. Namun, ketimbang menangis dan terpuruk dalam kesedihan, berdamai dengan rasa sakit dan mencari sisi positif dari patah hati adalah jalan terbaik. Ingatlah bahwa setelah sakit, bahagia di depan sana menanti.
Jika Anda mengikuti rasa sakit yang dirasakan, justru Anda bakal semakin terpuruk. Sisihkan waktu khusus untuk keluar dari rasa sakit tersebut. Berikan satu atau setengah jam bagi diri sendiri dan merenungi tentang apa yang terjadi. Pada awalnya, mungkin sangat sulit dilalui. Namun, setelah beberapa minggu, Anda pun akan menemukan pikiran baru dalam memandang patah hati yang dialami tersebut.
Ambil pelajaran berharga
Sesakit apapun luka yang Anda alami, pasti ada pelajaran berharga di baliknya. Anda dapat memetik hal tersebut dan menjadikannya pengalaman untuk melangkah lebih baik lagi di masa mendatang. Ketimbang memperburuk diri dengan minum-minuman, ide terbaik yakni bermain dengan teman-teman terdekat, dan menerima kondisi tersebut dengan ikhlas serta memaafkan mantan pasangan anda.
Putus cinta bagi sebagian orang dapat mematahkan semangat hidup sementara waktu. Jeda tersebut pun tak jarang membuat kehidupan seseorang terhenti.
Ya, rasa sakit karena putus cinta memang tak mengenakkan. Untuk kembali ke jalur semula, tentu dibutuhkan masa transisi yang tidak sebentar. Nah, agar Anda merasa lebih baik dan segera pulih dari masa suram tersebut.
Berdamai dengan rasa sakit
Hal ini memang sulit dilakukan di fase awal karena bagi siapapun masa putus cinta sulit untuk dilalui dengan cepat. Namun, ketimbang menangis dan terpuruk dalam kesedihan, berdamai dengan rasa sakit dan mencari sisi positif dari patah hati adalah jalan terbaik. Ingatlah bahwa setelah sakit, bahagia di depan sana menanti.
Jika Anda mengikuti rasa sakit yang dirasakan, justru Anda bakal semakin terpuruk. Sisihkan waktu khusus untuk keluar dari rasa sakit tersebut. Berikan satu atau setengah jam bagi diri sendiri dan merenungi tentang apa yang terjadi. Pada awalnya, mungkin sangat sulit dilalui. Namun, setelah beberapa minggu, Anda pun akan menemukan pikiran baru dalam memandang patah hati yang dialami tersebut.
Ambil pelajaran berharga
Sesakit apapun luka yang Anda alami, pasti ada pelajaran berharga di baliknya. Anda dapat memetik hal tersebut dan menjadikannya pengalaman untuk melangkah lebih baik lagi di masa mendatang. Ketimbang memperburuk diri dengan minum-minuman, ide terbaik yakni bermain dengan teman-teman terdekat, dan menerima kondisi tersebut dengan ikhlas serta memaafkan mantan pasangan anda.
Jumat, 27 Juli 2012
Sebelum Berkata "putus", Jawablah 9 Pertanyaan Ini
Apa akhir-akhir ini sedang bermasalah dengan kekasih dan ingin mengakhiri hubungan asmara? Banyak wanita yang tidak pikir panjang sebelum memutuskan hubungan. Hal itu bisa menyebabkan Anda menyesal di kemudian hari.
Sebelum mengambil langkah serius, coba tanyakan kembali pada diri Anda agar yakin dengan keputusan yang akan diambil. Dilansir dari eHarmony, sembilan pertanyaan ini bisa membuat Anda yakin sebelum memutuskan hubungan asmara Anda dengan si dia.
1. Apakah hanya emosi?
Pastikan Anda mempunyai alasan yang tepat sebelum mengakhiri hubungan. Tanyakan kepada diri sendiri, apakah keputusan ini memang murni dari hati atau hanya emosi sesaat? Mungkin Anda ingin putus karena baru-baru ini ada cekcok dengan si dia. Sebaiknya, tunggu sampai Anda tenang sehingga dapat berpikir secara matang.
2. Apa masalah masih bisa diselesaikan?
Tanyakan kepada diri sendiri, apakah masih bisa diselesaikan dengan baik? Coba pikirkan kembali bagaimana penyelesaian konflik tanpa mengakhiri hubungan. Diskusikan apa yang Anda inginkan dari sang kekasih, dan dengarkan juga bagaimana perasaan pasangan Anda. Jika masalah memang dapat diselesaikan, Anda akan memiliki nilai positif untuk masa depan hubungan. Mungkin saja sebenarnya Anda dan dia masih ingin berjuang untuk membangun hubungan yang lebih serius.
3. Apakah saya terlalu cepat mengambil kesimpulan?
Ketika sedang dalam masalah, Anda langsung membayangkan hidup menjadi lebih indah jika tanpa kekasih. Hal itu membuat Anda ingin kembali "single" agar bisa bahagia. Namun, jangan menganggap kalau Anda tidak bahagia karena hubungan yang salah. Coba mengatasi konflik dengan pikiran matang supaya menemukan jalan keluar yang baik untuk Anda dan si dia.
4. Sudahkan terbuka dengan pasangan?
Apakah Anda sudah terbuka dengan pasangan? Daripada hanya menyalahkan dia karena masalah yang terjadi lebih baik evaluasi diri. Bagaimana komunikasi yang terjalin selama ini, sudahkah Anda saling terbuka? Komunikasi yang baik berpengaruh pada hubungan yang sehat. Meskipun nantinya hubungan tetap berakhir, namun dengan komunikasi yang baik, maka keputusan tersebut akan bisa diterima dengan baik oleh kedua belah pihak.
5. Apakah dunia saya akan berubah setelah berpisah?
Kebosanan dalam hubungan bisa membuat Anda ingin berpisah dari si dia, namun bayangkan bagaimana hidup Anda nantinya jika berpisah darinya? Jika si dia selalu ada untuk Anda dan dia menjadi orang yang bisa diandalkan, maka pikirkan lagi keputusan Anda. Namun jika permasalahan Anda dan si dia sudah sangat berat seperti si dia selingkuh atau berperilaku kasar, Anda tidak perlu pikir dua kali.
6. Apakah saya akan menyesal kehilangan dia?
Seperti dijelaskan di atas, jika masalah sudah sangat berat, Anda tidak perlu berpikir panjang untuk memutuskannya. Namun jika masalahnya sepele, sebaiknya pertimbangkan keputusan untuk berpisah, coba tanyakan pada hati, apakah Anda akan menyesal kehilangan dia? Jika hati kecil Anda mengatakan "iya", lebih baik pikirkan kembali keputusan tersebut.
7. Apakah perpisahan sebuah permainan?
Tidak sedikit wanita yang mengancam pasangan akan mengakhiri hubungan, hanya karena ingin si dia berubah. Namun, perpisahan bukanlah sebuah permainan. Jangan bermain-main dengan kata putus atau Anda bisa kehilangan dia selamanya. Oleh sebab itu, jangan pernah menggunakan ancaman putus sebagai alat agar pasangan memperbaiki sikapnya kepada Anda. Sebaiknya, evaluasi hubungan supaya saling tahu perasaan masing-masing.
8. Apakah ada yang mempengaruhi keputusan saya untuk putus?
Pertanyaan yang perlu dikhawatirkan salah satunya, apakah ada yang mempengaruhi keputusan Anda mengakhiri hubungan dengan kekasih? Jika iya, Anda perlu mempertimbangkannya terlebih dahulu. Ini hidup Anda dan hanya diri sendiri yang tahu bagaimana cara Anda bahagia. Mungkin salah satu teman tidak suka dengan hubungan kalian makanya mereka ingin Anda dan kekasih berpisah. Agar dapat solusi terbaik, tenangkan diri Anda serta memikirkan ulang semua perkara yang terjadi dalam hubungan Anda berdua.
9. Sudahkah saya memberikan yang terbaik dalam hubungan ini?
Jangan menyalahkan pasangan karena berakhirnya jalinan asmara yang telah dijalani selama bertahun-tahun. Koreksi diri sendiri, apa Anda telah memberikan yang terbaik selama menjalin asmara dengannya? Jika Anda ragu berpisah dengan kekasih, tidak ada salahnya mencoba memperbaiki hubungan yang sudah retak.
Rabu, 07 Maret 2012
10 Cara Terburuk Untuk Mengakhiri Hubungan Cinta
Putus cinta merupakan hal yang paling tidak di inginkan oleh setiap pasangan yang sedang memadu kasih namun karena hubungan yang sudah tidak cocok dan banyak masalah serta banyaknya pertengkaran membuat kamu harus memutuskan hubungan cinta kamu nah berikut ini ada 10 Cara Terburuk Untuk Mengakhiri Hubungan Cinta seperti yang Kotak Hitam Dunia kutip dari okezone.com kamu mau tahu cara yang bagai mana itu simak berikut ini .
1. Surat
Media ini banyak digunakan orang untuk mengakhiri hubungan yang meregangkan jarak baik karena perseteruan atau persleingkuhan. Meskipun sulit untuk memecahkan masalah secara pribadi, namun menulis surat bukanlah cara terbaik untuk ditempuh dan sebaiknya dihindari.
2. SMS
Sangat tak mengenakkan ketika Anda membuka ponsel dan disambut dengan kalimat, "Sepertinya kita harus menjadi teman." Jadi, tak peduli apa yang Anda katakan atau bagaimana Anda mengatakan hal tersebut, faktanya tetap bahwa mengirimkan pesan teks putus cinta lewat pesan merupakan cara menyedihkan dan terkesan membuang seseorang.
3. Lewat telepon
Memutuskan lewat telepon hanyalah cara seorang pengecut karena Anda tidak ingin menemuinya secara pribadi untuk mengatakan keputusan tersebut.
4. E-mail
Sebenci apapun Anda ingin memutuskan pasangan, berdiam diri dan memutuskan tali cinta lewat e-mail adalah cara yang bakal membuat pasangan terluka. Kemungkinannya, dia akan membaca e-mail tersebut pada saat yang tak terduga sehingga akan menyisakan sedikit ruang yang menyakitkan untuknya.
5.Menyampaikan pada teman
Menyimpan kata-kata tak mengenakkan yang dikomunikasikan ke orang lain untuk disampaikan kepada Anda bukan cara santun yang bisa dilakukan. Jangan sampai perbincangan tersebut justru menjadikan gosip tak sedap di antara teman-teman Anda. Ingat, putus adalah urusan pribadi yang sebaiknya tidak diumbar dan biarkan dia mendengarnya pertama kali dari mulut Anda.
6. Facebook/Twitter
Berteriak-teriak di jejaring sosial sehingga seluruh dunia bisa melihat bukanlah cara bijak untuk ditempuh. Ketika hubungan hancur dan Anda kembali menjadi lajang tak berarti Anda harus berbuat memalukan mantan pasangan. Banyak cara lain yang lebih santun untuk dipilih bukan?
7. Pengaruh orang lain
Memutuskan seseorang memang dibutuhkan keberanian yang datangnya dari dalam hati. Karenanya, menyoal alasan putus pun sebaiknya tidak dikarenakan orang lain yang berusaha memengaruhi Anda. Seberapapun orang tersebut memberikan pengaruh terhadap Anda sebaiknya jangan membiarkan pengaruh tersebut yang mendorong keputusan putus cinta Anda terhadap pasangan. Jadi, pikirkan baik-baik sebelum Anda melangkah lebih jauh.
8. Memutuskan di depan publik
Ketika Anda sedang makan bersama di restoran atau hangout di mal, Anda sengaja memanfaatkan momen tersebut untuk memberitahukan keputusan akhir dari hubungan yang tak bisa terus dijalankan. Hal ini sangat tidak etis untuk dipilih. Sebaliknya untuk mengutarakan keputusan tersebut, sebaiknya pilihlah lokasi yang tenang seperti rumah atau taman sehingga Anda mengecewakan orang tersebut dengan lembut.
9. Menghilang begitu saja
Menghindari kekasih Anda secara mendadak adalah hal yang harus dihindari. Suka atau tidak ketika sesuatu hal buruk terjadi pada Anda, tundalah perpisahan tersebut dan muncullah di hadapannya dengan sopan dan tidak menjadi pengecut yang kabur begitu saja. Menghilang hanya akan membuat perpisahan jadi lebih sulit.
10. Membiarkan dirinya tahu dari teman
Ketika Anda ingin mengakhiri hubungan cinta, salah satu cara termudah untuk dilakukan yakni memberitahunya secara langsung tentang hubungan Anda. Salah satu cara yang paling sedih ketika Anda mengakhiri hubungan adalah memasukkan orang asing yang tak ada sangkut pautnya dalam keputusan tersebut sebagai mediator keputusan Anda.
1. Surat
Media ini banyak digunakan orang untuk mengakhiri hubungan yang meregangkan jarak baik karena perseteruan atau persleingkuhan. Meskipun sulit untuk memecahkan masalah secara pribadi, namun menulis surat bukanlah cara terbaik untuk ditempuh dan sebaiknya dihindari.
2. SMS
Sangat tak mengenakkan ketika Anda membuka ponsel dan disambut dengan kalimat, "Sepertinya kita harus menjadi teman." Jadi, tak peduli apa yang Anda katakan atau bagaimana Anda mengatakan hal tersebut, faktanya tetap bahwa mengirimkan pesan teks putus cinta lewat pesan merupakan cara menyedihkan dan terkesan membuang seseorang.
3. Lewat telepon
Memutuskan lewat telepon hanyalah cara seorang pengecut karena Anda tidak ingin menemuinya secara pribadi untuk mengatakan keputusan tersebut.
4. E-mail
Sebenci apapun Anda ingin memutuskan pasangan, berdiam diri dan memutuskan tali cinta lewat e-mail adalah cara yang bakal membuat pasangan terluka. Kemungkinannya, dia akan membaca e-mail tersebut pada saat yang tak terduga sehingga akan menyisakan sedikit ruang yang menyakitkan untuknya.
5.Menyampaikan pada teman
Menyimpan kata-kata tak mengenakkan yang dikomunikasikan ke orang lain untuk disampaikan kepada Anda bukan cara santun yang bisa dilakukan. Jangan sampai perbincangan tersebut justru menjadikan gosip tak sedap di antara teman-teman Anda. Ingat, putus adalah urusan pribadi yang sebaiknya tidak diumbar dan biarkan dia mendengarnya pertama kali dari mulut Anda.
6. Facebook/Twitter
Berteriak-teriak di jejaring sosial sehingga seluruh dunia bisa melihat bukanlah cara bijak untuk ditempuh. Ketika hubungan hancur dan Anda kembali menjadi lajang tak berarti Anda harus berbuat memalukan mantan pasangan. Banyak cara lain yang lebih santun untuk dipilih bukan?
7. Pengaruh orang lain
Memutuskan seseorang memang dibutuhkan keberanian yang datangnya dari dalam hati. Karenanya, menyoal alasan putus pun sebaiknya tidak dikarenakan orang lain yang berusaha memengaruhi Anda. Seberapapun orang tersebut memberikan pengaruh terhadap Anda sebaiknya jangan membiarkan pengaruh tersebut yang mendorong keputusan putus cinta Anda terhadap pasangan. Jadi, pikirkan baik-baik sebelum Anda melangkah lebih jauh.
8. Memutuskan di depan publik
Ketika Anda sedang makan bersama di restoran atau hangout di mal, Anda sengaja memanfaatkan momen tersebut untuk memberitahukan keputusan akhir dari hubungan yang tak bisa terus dijalankan. Hal ini sangat tidak etis untuk dipilih. Sebaliknya untuk mengutarakan keputusan tersebut, sebaiknya pilihlah lokasi yang tenang seperti rumah atau taman sehingga Anda mengecewakan orang tersebut dengan lembut.
9. Menghilang begitu saja
Menghindari kekasih Anda secara mendadak adalah hal yang harus dihindari. Suka atau tidak ketika sesuatu hal buruk terjadi pada Anda, tundalah perpisahan tersebut dan muncullah di hadapannya dengan sopan dan tidak menjadi pengecut yang kabur begitu saja. Menghilang hanya akan membuat perpisahan jadi lebih sulit.
10. Membiarkan dirinya tahu dari teman
Ketika Anda ingin mengakhiri hubungan cinta, salah satu cara termudah untuk dilakukan yakni memberitahunya secara langsung tentang hubungan Anda. Salah satu cara yang paling sedih ketika Anda mengakhiri hubungan adalah memasukkan orang asing yang tak ada sangkut pautnya dalam keputusan tersebut sebagai mediator keputusan Anda.
Senin, 05 Maret 2012
Cara mengatasi hati yang sedang galau
Jika suasana hati sedang kacau, maka segala pekerjaan kita tidak akan ada yang beres, jangan berharap pekerjaan bisa selesai, yang ada malah pekerjaan kita jadi tidak berkualitas dan bertambah kacau.
Untuk itu tidak ada salahnya jika suasana hati sedang kacau kita mengambil break sebentar, beristirahat dan melakukan beberapa tips ringan berikut,
Untuk itu tidak ada salahnya jika suasana hati sedang kacau kita mengambil break sebentar, beristirahat dan melakukan beberapa tips ringan berikut,
1. Permen mint.
Aroma khas mint berpengaruh pada system dalam otak yang berkaitan dengan perasaan.Karena itu permen rasa mint bisa membantu mengatasi rasa gundah.
2. Bereskan meja anda.
Melihat tumpukan kertas akan membuat anda stress.Jangan biarkan kertas tak berguna tertumpuk di meja anda.bereskan dan satukan dalam file tersendiri.
3. Dengar musik.
Pintar-pintarlah memilih musik yang pas dengan suasana hati karena mendengarkan musik adalah cara melupakan sore yang menyebalkan.
4. Bersantai sejenak.
Saat sibuk, luangkan waktu 15 menit untuk memperbaiki suasana hati.
5. Ganti cahaya lampu.
Lampu meja yang bersinar lembut akan mengurangi suasana hati yang runyam.
6. Pejamkan mata selama 10 menit dan biarkan jiwa anda ada di dunia khayal.
7. Minum segelas susu.
Walaupun klise, segelas susu hangat akan meningkatkan kadar serotonin dalam otak,membuat anda lebih santai dan bahagia.
8. Lihat pemandangan.
Pemandangan alam yang natural bisa menghilangkan stress dan menurunkan tekanan darah.Jika tak ada lukisan, pasang kartu pos yang bergambar pemandangan di sekitar meja anda.
9. Main games.
Permainan seperti Twister,Solitaire akan membuat anda sejenak melupakan kesibukan dan berimajinasi dalam dunia baru.
10. Iseng-iseng coret kertas.
Dengan selembar kertas dan pulpen, anda bisa menggambar apa saja, yang dapat menghilangkan rasa penat atau frustrasi.
Jumat, 02 Maret 2012
Cara Merespons Rayuan Pria
Setiap pria punya gaya merayu berbeda, yang juga dipengaruhi kepribadiannya. Survei yang dilakukan tim peneliti dari University of Kansas yang dipimpin oleh Dr Jeffrey Hall terhadap 5.100 koresponden usia dewasa, menunjukkan cara pria merayu juga menunjukkan tipe hubungan yang diinginkan ke depan.
Kalau Anda menyukai si dia, namun kok tak nyaman dengan gaya rayuannya, simak cara jitu meresponsnya agar hubungan tetap terjaga.
1. Rayuan klasik
Si dia mulai menunjukkan jurus merayu klasik, memberikan perhatian untuk menggaet hati Anda. Perilakunya juga mulai berubah, dari cuek menjadi super perhatian. Ia pun menunjukkan dominasinya, sebagai pihak yang mengejar perempuan pujaannya.
Nah, menghadapi pria tipe ini, Anda perlu lebih sering bertukar pikiran. Hubungan seperti apa yang ia inginkan, sambil juga menyesuaikan diri dengan rules of the game miliknya. Sebenarnya pria tipe ini takkan menuntut banyak dair Anda, kecuali ketulusan Anda mencintainya.
2. Rayuan gamblang
Si dia cenderung menyampaikan langsung isi hatinya, gamblang tanpa bertele-tele. Mudah saja baginya bilang cinta.
Bila Anda menyukainya, cukup bilang "I do" saat ia menyatakan cinta. Jangan mudah percaya istilah mudah datang mudah pergi. Walau ia mudah menyatakan cinta, tak berarti ia tak bisa setia. Catatan pentingnya, Anda juga perlu setia.
3. Rayuan gombal
Setingkat di atas rayuan gamblang, pria yang merayu dengan cara ini cenderung romantis bahkan memberikan sentuhan drama dalam rayuannya dan perlakukannya terhadap perempuan incarannya.
Istilah too much love will kill you ada benarnya. Bila memang ia tak menunjukkan keseriusan dan hanya senang membual saja, sebaiknya Anda tak perlu bermain hati. Mencintai pria yang benar-benar mencintai Anda dengan tulus lebih menyenangkan, bukan?
4. Rayuan sopan
Pria tipe ini cenderung malu-malu menyampaikan perasaannya. Bahasanya cenderung berbasa-basi. Anda perlu lebih agresif terhadapnya.
Bersikap sok jual mahal justru tak tepat untuk melihat seperti apa kesungguhan pria tipe ini. Coba dekati dan berkomunikasi lebih intens dengannya. Dengan begitu, ia akan lebih terbuka tentang perasaannya terhadap Anda.
5 Kalimat yang Memuaskan Ego Pria
Anda pernah mendengar kan, bahwa perempuan berbicara tiga kali lipat lebih banyak daripada lelaki. Jadi jika Anda berbicara 20.000 kata dalam sehari, si dia hanya mengucapkan 7.000 kata. Namun, apakah kalimat-kalimat yang meluncur dari bibir Anda memang merupakan sesuatu yang ingin didengarnya?
Ketika sedang ngobrol intim dengan pria yang Anda sukai, atau bahkan suami yang sudah lima tahun menikah dengan Anda, pastikan Anda hanya mengucapkan kalimat atau komentar yang berarti baginya. Anda tahu bahwa pria ingin selalu dibutuhkan, atau ingin dianggap berguna bagi pasangannya. Jika Anda menyampaikan lima kalimat berikut, bisa dipastikan egonya akan selalu terpuaskan.
1. “Setelah itu apa yang terjadi?”
Setiap orang tentu ingin hidupnya dianggap menarik. Karena itu ketika sedang berbincang dengan pria yang Anda sukai, jangan sampai Anda memotong pembicaraannya, mengubah topik pembicaraan, atau menggoyang-goyangkan kaki sebagai tanda Anda bosan. Hindari juga berulang kali mengucapkan, "Oh, gitu...." Berikan komentar yang lebih aktif, seperti, "Ah, bercanda kamu! Setelah itu, apa yang kamu lakukan?" Dengan demikian, ia akan tahu bahwa Anda secara tulus ingin mengenal dirinya lebih lanjut.
2. “Itu hebat sekali!”
Anda pasti pernah menyaksikan seorang pria yang merasa sangat berarti ketika akhirnya dipromosikan di tempat kerja, atau berhasil mengatasi problem di komputernya tanpa bantuan staf teknologi informasi. Apapun yang dia lakukan, jika kebetulan Anda mengetahuinya, jangan ragu untuk memuaskan egonya dengan memuji upayanya. Misalnya, "Ih, kok bisa sih kamu mengalahkan dia? Dia kan jago...." Komentar Anda akan membuatnya melayang-layang sampai lupa mendarat lagi di bumi.
3. “Terima kasih.”
Ucapan yang sangat sederhana, namun kadang-kadang dilupakan. Hanya karena Anda merasa sudah dekat dengannya, lantas Anda menganggap apa yang dilakukannya memang sudah seharusnya (sehingga tak perlu diapresiasi). Sampaikan terima kasih jika ia memuji penampilan Anda ketika akan menghadiri resepsi perkawinan seorang teman bersama. Ucapkan terima kasih ketika ia mentraktir Anda makan malam. Terima kasih karena sudah mengantar sampai ke rumah dengan selamat. Ia akan merasa sangat dihargai.
4. “Apa yang kamu lakukan saat tidak bekerja?”
Pekerjaan yang menyenangkan, jabatan yang penting, tentu merupakan kebanggaan seorang pria. Apalagi jika ia memiliki berbagai minat lain di luar kehidupan pekerjaannya. Entah ia gemar mengutak-atik mobil, memainkan gitar, mempunyai bisnis sampingan, atau fotografi. Coba cari tahu apa passion seorang pria, yang sebelumnya tidak pernah terungkap. Anda akan mendapatkan gambaran utuh dirinya sebagai pribadi, dan bukan sekadar apa yang dia lakukan untuk mendapat uang. Dan ia akan senang berbagi mengenai mimpi-mimpinya yang terdalam.
5. “Aku mau tanya sesuatu.”
Sebagai perempuan lajang, Anda mungkin terbiasa melakukan segala sesuatu sendiri. Anda bahkan merasa tidak membutuhkan bantuan seorang pria untuk menemukan sebuah tempat yang ingin Anda datangi, misalnya. Namun ingat sekali lagi, pria ingin selalu merasa dibutuhkan. Jadi kesempatan untuk memberikan pendapat atau bantuan bagi perempuan yang dikasihinya akan sangat berarti buatnya. Oleh karena itu, meskipun Anda sebenarnya terbiasa sendiri, mintalah pendapat tentang gadget yang ingin Anda beli. Minta pendapatnya tentang situasi rumit yang Anda hadapi dengan atasan. Hindari bertanya soal warna baju yang cocok untuk Anda, siapa mantannya, atau bersikap lebih tahu tentang hal-hal yang dikuasainya.
Kalau Anda menyukai si dia, namun kok tak nyaman dengan gaya rayuannya, simak cara jitu meresponsnya agar hubungan tetap terjaga.
1. Rayuan klasik
Si dia mulai menunjukkan jurus merayu klasik, memberikan perhatian untuk menggaet hati Anda. Perilakunya juga mulai berubah, dari cuek menjadi super perhatian. Ia pun menunjukkan dominasinya, sebagai pihak yang mengejar perempuan pujaannya.
Nah, menghadapi pria tipe ini, Anda perlu lebih sering bertukar pikiran. Hubungan seperti apa yang ia inginkan, sambil juga menyesuaikan diri dengan rules of the game miliknya. Sebenarnya pria tipe ini takkan menuntut banyak dair Anda, kecuali ketulusan Anda mencintainya.
2. Rayuan gamblang
Si dia cenderung menyampaikan langsung isi hatinya, gamblang tanpa bertele-tele. Mudah saja baginya bilang cinta.
Bila Anda menyukainya, cukup bilang "I do" saat ia menyatakan cinta. Jangan mudah percaya istilah mudah datang mudah pergi. Walau ia mudah menyatakan cinta, tak berarti ia tak bisa setia. Catatan pentingnya, Anda juga perlu setia.
3. Rayuan gombal
Setingkat di atas rayuan gamblang, pria yang merayu dengan cara ini cenderung romantis bahkan memberikan sentuhan drama dalam rayuannya dan perlakukannya terhadap perempuan incarannya.
Istilah too much love will kill you ada benarnya. Bila memang ia tak menunjukkan keseriusan dan hanya senang membual saja, sebaiknya Anda tak perlu bermain hati. Mencintai pria yang benar-benar mencintai Anda dengan tulus lebih menyenangkan, bukan?
4. Rayuan sopan
Pria tipe ini cenderung malu-malu menyampaikan perasaannya. Bahasanya cenderung berbasa-basi. Anda perlu lebih agresif terhadapnya.
Bersikap sok jual mahal justru tak tepat untuk melihat seperti apa kesungguhan pria tipe ini. Coba dekati dan berkomunikasi lebih intens dengannya. Dengan begitu, ia akan lebih terbuka tentang perasaannya terhadap Anda.
5 Kalimat yang Memuaskan Ego Pria
Anda pernah mendengar kan, bahwa perempuan berbicara tiga kali lipat lebih banyak daripada lelaki. Jadi jika Anda berbicara 20.000 kata dalam sehari, si dia hanya mengucapkan 7.000 kata. Namun, apakah kalimat-kalimat yang meluncur dari bibir Anda memang merupakan sesuatu yang ingin didengarnya?
Ketika sedang ngobrol intim dengan pria yang Anda sukai, atau bahkan suami yang sudah lima tahun menikah dengan Anda, pastikan Anda hanya mengucapkan kalimat atau komentar yang berarti baginya. Anda tahu bahwa pria ingin selalu dibutuhkan, atau ingin dianggap berguna bagi pasangannya. Jika Anda menyampaikan lima kalimat berikut, bisa dipastikan egonya akan selalu terpuaskan.
1. “Setelah itu apa yang terjadi?”
Setiap orang tentu ingin hidupnya dianggap menarik. Karena itu ketika sedang berbincang dengan pria yang Anda sukai, jangan sampai Anda memotong pembicaraannya, mengubah topik pembicaraan, atau menggoyang-goyangkan kaki sebagai tanda Anda bosan. Hindari juga berulang kali mengucapkan, "Oh, gitu...." Berikan komentar yang lebih aktif, seperti, "Ah, bercanda kamu! Setelah itu, apa yang kamu lakukan?" Dengan demikian, ia akan tahu bahwa Anda secara tulus ingin mengenal dirinya lebih lanjut.
2. “Itu hebat sekali!”
Anda pasti pernah menyaksikan seorang pria yang merasa sangat berarti ketika akhirnya dipromosikan di tempat kerja, atau berhasil mengatasi problem di komputernya tanpa bantuan staf teknologi informasi. Apapun yang dia lakukan, jika kebetulan Anda mengetahuinya, jangan ragu untuk memuaskan egonya dengan memuji upayanya. Misalnya, "Ih, kok bisa sih kamu mengalahkan dia? Dia kan jago...." Komentar Anda akan membuatnya melayang-layang sampai lupa mendarat lagi di bumi.
3. “Terima kasih.”
Ucapan yang sangat sederhana, namun kadang-kadang dilupakan. Hanya karena Anda merasa sudah dekat dengannya, lantas Anda menganggap apa yang dilakukannya memang sudah seharusnya (sehingga tak perlu diapresiasi). Sampaikan terima kasih jika ia memuji penampilan Anda ketika akan menghadiri resepsi perkawinan seorang teman bersama. Ucapkan terima kasih ketika ia mentraktir Anda makan malam. Terima kasih karena sudah mengantar sampai ke rumah dengan selamat. Ia akan merasa sangat dihargai.
4. “Apa yang kamu lakukan saat tidak bekerja?”
Pekerjaan yang menyenangkan, jabatan yang penting, tentu merupakan kebanggaan seorang pria. Apalagi jika ia memiliki berbagai minat lain di luar kehidupan pekerjaannya. Entah ia gemar mengutak-atik mobil, memainkan gitar, mempunyai bisnis sampingan, atau fotografi. Coba cari tahu apa passion seorang pria, yang sebelumnya tidak pernah terungkap. Anda akan mendapatkan gambaran utuh dirinya sebagai pribadi, dan bukan sekadar apa yang dia lakukan untuk mendapat uang. Dan ia akan senang berbagi mengenai mimpi-mimpinya yang terdalam.
5. “Aku mau tanya sesuatu.”
Sebagai perempuan lajang, Anda mungkin terbiasa melakukan segala sesuatu sendiri. Anda bahkan merasa tidak membutuhkan bantuan seorang pria untuk menemukan sebuah tempat yang ingin Anda datangi, misalnya. Namun ingat sekali lagi, pria ingin selalu merasa dibutuhkan. Jadi kesempatan untuk memberikan pendapat atau bantuan bagi perempuan yang dikasihinya akan sangat berarti buatnya. Oleh karena itu, meskipun Anda sebenarnya terbiasa sendiri, mintalah pendapat tentang gadget yang ingin Anda beli. Minta pendapatnya tentang situasi rumit yang Anda hadapi dengan atasan. Hindari bertanya soal warna baju yang cocok untuk Anda, siapa mantannya, atau bersikap lebih tahu tentang hal-hal yang dikuasainya.
6 Cara Menahan Cinta Lama Bersemi Dengan Mantan
Setelah jalinan asmara berakhir, tak ada salahnya jika Anda masih ingin menjaga hubungan baik dengan mantan kekasih. Tapi niat positif itu terkadang malah bisa membuat Anda terjebak dalam bayang-bayang masa lalu dan berharap kembali berpacaran dengannya.
Dalam satu situasi, hubungan yang telah putus memang bisa disambung kembali. Tapi alangkah lebih baiknya jika Anda mencoba untuk tidak mengingat kembali masa lalu. Jika Anda menemukan diri sendiri tergoda untuk mengurai cinta lama yang bersemi kembali, coba sebisa mungkin untuk mengalihkan pikiran dari mantan. Berikut ini enam tips untuk menahan keinginan balikan dengan mantan kekasih, seperti dilansir Glamour.
1. Evaluasi Penyebab Putusnya Hubungan
Jika masih sering memikirkan mantan, coba ingat-ingat kembali alasan Anda putus dengannya. Wanita suka mengingat hal-hal yang baik saja saat berhubungan, sehingga hal tersebut akan semakin mempersulit mereka untuk melupakan sang mantan. Walaupun mengingat semua kejadian menyakitkan yang telah terjadi akan membuat sedih, hal tersebut ampuh membuat Anda tak lagi mengingat dia.
2. Bawa Teman Pria
Bawalah teman pria ke acara yang mungkin dihadiri mantan kekasih. Tidak ada yang lebih ampuh untuk mencegah timbulnya perasaan pada mantan jika ada pria lain di samping Anda. Akan lebih baik lagi jika teman pria Anda merupakan pria sukses dan memiliki percaya diri yang tinggi.
3. Minta Teman Mengingatkan
Mintalah bantuan teman untuk terus mengingatkan jika kedekatan Anda dengan sang mantan sudah terlalu intens, bahkan seperti orang berpacaran. Teman adalah pengingat yang baik untuk menyadarkan kita, jika melakukan sesuatu yang salah. Mereka tidak akan menjerumuskan Anda.
4. Anda Terlalu Baik untuk Mantan
Katakan pada diri sendiri bahwa Anda terlalu baik untuk mantan kekasih dan mengharap bisa kembali pada mantan adalah suatu kemunduran dalam hidup Anda. Berpikirlah ke depan dan lakukan perubahan positif sebagai awal yang baru dalam hidup.
5. Berani Katakan 'Tidak'
Katakan 'tidak' setiap mantan kekasih mengajak keluar bersama. Mungkin saat berhubungan Anda selalu menuruti permintannya dan jarang sekali berkata tidak untuk menolaknya. Setelah putus, Anda punya alasan untuk mengatakan dengan tegas bahwa Anda sudah menikmati hidup Anda tanpanya.
6. Menyibukkan Diri
Sibukkan diri Anda, alihkan pikiran dari mantan dengan mengikuti kegiatan baru bersama teman-teman. Tidak melakukan apapun akan membuat Anda bosan dan menimbulkan keinginan untuk kembali ke mantan. Jika Anda bertengkar dengan seseorang karena bosan dengan kehidupan Anda, mungkin mencari pria lain akan lebih baik. Tapi ingat, tidak boleh dengan mantan.
Dalam satu situasi, hubungan yang telah putus memang bisa disambung kembali. Tapi alangkah lebih baiknya jika Anda mencoba untuk tidak mengingat kembali masa lalu. Jika Anda menemukan diri sendiri tergoda untuk mengurai cinta lama yang bersemi kembali, coba sebisa mungkin untuk mengalihkan pikiran dari mantan. Berikut ini enam tips untuk menahan keinginan balikan dengan mantan kekasih, seperti dilansir Glamour.
1. Evaluasi Penyebab Putusnya Hubungan
Jika masih sering memikirkan mantan, coba ingat-ingat kembali alasan Anda putus dengannya. Wanita suka mengingat hal-hal yang baik saja saat berhubungan, sehingga hal tersebut akan semakin mempersulit mereka untuk melupakan sang mantan. Walaupun mengingat semua kejadian menyakitkan yang telah terjadi akan membuat sedih, hal tersebut ampuh membuat Anda tak lagi mengingat dia.
2. Bawa Teman Pria
Bawalah teman pria ke acara yang mungkin dihadiri mantan kekasih. Tidak ada yang lebih ampuh untuk mencegah timbulnya perasaan pada mantan jika ada pria lain di samping Anda. Akan lebih baik lagi jika teman pria Anda merupakan pria sukses dan memiliki percaya diri yang tinggi.
3. Minta Teman Mengingatkan
Mintalah bantuan teman untuk terus mengingatkan jika kedekatan Anda dengan sang mantan sudah terlalu intens, bahkan seperti orang berpacaran. Teman adalah pengingat yang baik untuk menyadarkan kita, jika melakukan sesuatu yang salah. Mereka tidak akan menjerumuskan Anda.
4. Anda Terlalu Baik untuk Mantan
Katakan pada diri sendiri bahwa Anda terlalu baik untuk mantan kekasih dan mengharap bisa kembali pada mantan adalah suatu kemunduran dalam hidup Anda. Berpikirlah ke depan dan lakukan perubahan positif sebagai awal yang baru dalam hidup.
5. Berani Katakan 'Tidak'
Katakan 'tidak' setiap mantan kekasih mengajak keluar bersama. Mungkin saat berhubungan Anda selalu menuruti permintannya dan jarang sekali berkata tidak untuk menolaknya. Setelah putus, Anda punya alasan untuk mengatakan dengan tegas bahwa Anda sudah menikmati hidup Anda tanpanya.
6. Menyibukkan Diri
Sibukkan diri Anda, alihkan pikiran dari mantan dengan mengikuti kegiatan baru bersama teman-teman. Tidak melakukan apapun akan membuat Anda bosan dan menimbulkan keinginan untuk kembali ke mantan. Jika Anda bertengkar dengan seseorang karena bosan dengan kehidupan Anda, mungkin mencari pria lain akan lebih baik. Tapi ingat, tidak boleh dengan mantan.
Langganan:
Postingan (Atom)






